Dan salah satu paranormal, Jeng Susilowati atau yang kerap disebut Jeng Susi mengatakan, pesawat Adam Air tak mungkin bisa ditemukan.
"Ini merupakan kecelakaan alam, angin puting beliung telah membuat pesawat Adam Air terperangkap di dalamnya. Dan kemudian masuk ke dalam air, tersedot air laut yang dalam dan hampa udara," terang Jeng Susi, saat menggelar jumpa pers di Dapur Sunda, Pancoran, Senin (8/1).
"Adam Air sama sekali tidak meledak, kalau itu terjadi pasti sudah ada bagian kecil atau kepingan yang bisa ditemukan. Tapi ini tidak, mereka lenyap. Dan tidak ada satupun yang hidup. Untuk itu, pencarian Adam Air dihentikan saja. Dananya bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat lainnya," himbaunya.
Salah satu yang mendorong Jeng Susi mengadakan press conference mengenai keberadaan Adam Air karena diminta tolong oleh Jane Shalimar, setelah teman Jane yang bernama Linda, saudaranya turut menjadi korban Adam Air.
Bahkan peristiwa yang terjadi pada hari Senen Pon itu sudah ada dalam ramalan Jeng Susi.
"Senen artinya air, Pon artinya angin. Dan di tahun ini kecelakaan serupa akan terjadi. Banjir dan tsunami akan terjadi. Jakarta juga akan digulung banjir dasyat," ramalnya. Dan proses awal akan terjadi pada tanggal 1 Suro atau tepatnya 19 Januari. (kl/wwn)









