Menurut Kementrian Industri, Pertambangan dan Enerfi (MIME), sejak tahun 2000 ADB membantu US$10 juta guna membantu pembangunan dan memperbaiki fasilitas water treatment dan fasilitas pasokan air bersih untuk pembagian kawasan di Kampong Cham, Svay Rieng, Kampot, Kampong Thom, Pouthisat dan Provinsi Battambang.
Sementara itu, bank Dunia juga telah menyediakan US$20 juta untuk proyek yang sama di empat provinsi di kamboja yakni di Prey veng, Banteay Meanchey, Svay Rieng dan Kampong Cham.
Denganditerimanya bantuan dari ADB dan bank Dunia dan organisasi non pemerintah di kamboja itu, maka diharapkan masyarakat di kawasan pusat 20 kota dan provinsi mempunyai akses untuk air bersih, kata pejabat MIME.
Meskipun demikian akses pasokan air bersih tersebut tercatat masih rendah di Kamboja, hanya menjangkau 30% dari jumlah populasi penduduk negara tersebut, katanya dan menekankan bahwa negara tersebut harus membuat kebijaksanaan untuk pasokan air tersebut pada pusat kawasan di 24 kota di seluruh seluruh provinsi hingga tahun 2008. (*/lpk)