
"Slank itu cowok banget, padahal sebenarnya saya cewek banget," kata Nia, begitu dia biasa disapa, di Jakarta, Kamis (10/1).
Selain sebagai figur laki-laki, kecintaan dara kelahiran 30 Juli 1985 itu kepada Slank adalah karena universalitas lagu-lagu mereka.
Menurut dia, lagu-lagu Slank yang sebagian besar berjiwa dan bersudut pandang laki-laki tetap bisa dinikmati oleh semua kalangan, bahkan wanita dari berbagai generasi.
"Menurut saya Slank itu sangat melegenda," katanya.
Sebagai wujud kecintaannya itu, Nia yang juga lulusan D3 Bahasa Perancis UI, menggaet Bimbim dan kawan-kawan dalam proyek 'game online' garapannya.
Dalam proyek yang bernama Lil' Online itu Slank didaulat untuk membuat soundtrack khusus.
"Saya yakin Slank bisa buat soundtrack yang bagus untuk game ini," kata Nia yang baru saja meluncurkan novel keduanya, LOST IN LOVE, dengan mata berbinar. (*/boo)