Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jambi Ir Natres Ulfi di Jambi, Sabtu, mengungkapkan, Provinsi Jambi kini dikepung tiga provinsi tetangga yang terserang wabah flu burung, sehingga pasokan ayam potong yang selama ini didatangkan dari ketiga propvinsi itu dihentikan.
Dengan larangan pasokan ayam potong dari tiga provinsi yakni Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Selatan (Sumsel), dan Riau akan membuat pasokan terganggu, dan untuk mencukupi kebutuhan terpaksa mengandalkan produksi lokal.
Provinsi Jambi yang tingkat populasi ayam potong mencapai 3.477.853 ekor per tahun, menurut dia, mampu memenuhi kebutuhan ayam potong bagi warga Jambi yang setiap tahunnya membutuhkan 880.880 ekor.
Selama ini, pedagang membeli ayam yang harganya murah dengan tidak peduli asal daerah ayam tersebut, namun sejak mewabahnya penyakit flu burung di tiga provinsi tetanggta itu, distribusi ayam menjadi terganggu.
Pedagang dilarang membeli ayam dari tiga provinsi tetangga tersebut, namun bagi peternak Jambi tidak dilarang menjual ayamnya ke manapun, asal dilengkapi dengan surat keterangan sehat.
Sementara ayam dari provinsi lainnya seperti Sumatera Utara (Sumut) dan Lampung tidak dilarang, asalkan disertai surat keterangan sehat dan diuji kesehatannya lebih dulu, kata Natres Ulfi. (*/rsd)