< >

Film Kartun Indonesia, 'Minim' Perhatian Pemerintah

Minggu, 14 Januari 2007 14:22
Kapanlagi.com - Tokoh kartun Indonesia, Dwi Koendoro, Jum'at, mengatakan, pemerintah belum memberikan dukungan yang riil terhadap perkembangan kartun di Indonesia, terutama melalui pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi.

"Pemerintah sampai saat ini masih berkutat pada peraturan dan birokrasi," kata pencipta tokoh kartun Panji Koming itu, di sela pembukaan Pameran Kartun Asia ke-10 di Japan Foundation, Jakarta.

Dia mengatakan, perhatian pemerintah dalam bentuk penyelenggaraan berbagai kompetisi kartun itu sangat diperlukan untuk menjaring bakat-bakat baru.

Selain itu, pembinaan yang dilakukan terus-menerus juga sangat penting bagi kesinambungan dan kelangsungan seni kartun di masa datang.

"Selama pengalaman saya menjadi juri, banyak sekali kartunis muda berbakat," kata kartunis dan juga praktisi film dokumenter itu.

Lemahnya dukungan pemerintah, katanya, mengakibatkan para kartunis bergerak sendiri sampai saat ini. Mereka menggabungkan diri dalam kelompok-kelompok kartunis dan komikus yang berkarya tanpa ada institusi yang mengakomodir aspirasi mereka secara nasional.

Lepas dari minimnya perhatian pemerintah, katanya, perkembangan kartun di Indonesia telah membaik, ditandai dengan bartambahnya peminat dan kebebasan menyampaikan ide.

Namun demikian, karakteristik penduduk Indonesia yang heterogen menjadi hambatan bagi persebaran kartun.

Hal itu disebabkan kartun yang tercipta dalam bingkai budaya tertentu tidak akan dengan mudah diterima di lingkungan dengan budaya yang berbeda.

"Kartun saya pernah dikritik sebagai kartun yang sangat Jawa," katanya.

Selain itu, kebebasan berpendapat dalam kartun juga belum disertai dengan kedewasaan kartunis dalam menyikapi keadaan. (*/bun)