
Menurut surat kabar Inggris, News of the World, Minggu (13/1), latihan itu antara lain berupa perintah dalam bahasa Irak Arab, adat-istiadat setempat serta situasi kehidupan setempat.
"Jika seorang tentara masuk dalam latihan OPTAG (persiapan operasi) ke Irak, dia akan pergi ke sana, begitulah singkatnya," kata seorang sumber di tentara yang tak mau identitasnya diungkap, seperti dilaporkan AFP.
Harry tidak sabar untuk bertugas di Irak. Resimennya dilaporkan akan terbang ke negara itu pada April tahun ini.
Baik dia maupun kakak laki-lakinya, Pangeran William, yang suatu saat akan menjadi raja, merupakan anggota resimen 'Blues and Royals', dan spekulasi telah beredar luas tentang apakah mereka akan bergabung dengan 7 ribu tentara Inggris di Irak.
Jika mereka jadi berangkat, langkah itu berarti mengikuti paman mereka, Pangeran Andrew, yang bertugas menerbangkan helikopter saat perang Malvinas 1982. (*/boo)
Lihat Profil: Pangeran Harry