< >

70 Ribu Ton Beras Impor Akan Dipasok Bulog Minggu Ini

Selasa, 16 Januari 2007 08:16
Kapanlagi.com - Akhir pekan ini, sebanyak 70 ribu ton beras impor melalui mekanisme G to G (goverment to goverment) antara pemerintah RI dengan Vietnam diperkirakan mulai masuk pelabuhan di Jawa.

Direktur Operasional Perum Bulog Bambang B Prasetyo di Jakarta, Senin (15/1) menyatakan, beras impor dari hasil kerjasama G to G itu akan masuk secara bertahap mulai 21 Januari 2006.

"Pada 21 Januari nanti yang masuk sebesar 70 ribu ton sisanya secara bertahap hingga pertengahan Februari," katanya.

Menurut dia, saat ini sekitar sembilan kapal yang mengangkut 60 ribu ton sampai 70 ribu on beras itu akan masuk ke Jakarta (Tanjung Priok), Banten (Ciwandan), dan Surabaya (Tanjung Perak).

"Beras dari hasil tender diharapkan juga sudah masuk pada awal Februari, setelah pemenang resmi tender diumumkan pada 22 Januari mendatang," katanya.

Untuk mencukupi cadangan beras nasional, Bulog pada 2007 merencanakan mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton melalui tender serta mekanisme G to G masing-masing sebanyak 250 ribu ton.

Beberapa waktu lalu Ketua Panitia Tender Beras impor Bulog Agusdin Fariedh menyatakan, dari 250 ribu ton beras impor G to G itu akan masuk ke Jakarta 158 ribu ton, Banten 30 ribu ton dan Surabaya 62 ribu ton. Harga yang didapat dari G to G menurut Agustin jauh lebih murah daripada harga tender yakni berkisar 305-308 dolar AS per ton.

Dari catatan Bulog, selama 10 tahun terakhir perusahaan umum milik pemerintah tersebut melakukan impor setiap tahun pada 1997 sebanyak 455 ribu ton, 1998 sebanyak 5.950.000 ton, 1999 sebanyak 1.527.000 ton.

Sementara itu impor beras pada 2000 sebanyak 531 ribu ton, 2001 sebanyak 68 ribu ton, 2002 sebanyak 1 juta ton, 2003 sebanyak 655 ribu ton. Sedangkan pada 2004 sebanyak 29 ribu ton, 2005 sebanyak 68 ribu ton, 2006 sebanyak 291 ribu ton dan 2007 sebanyak 500 ribu ton. (*/boo)