Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, maskapai ini juga telah memotong tarif tambahan untuk rute internasional.
"Sejalan dengan penurunan harga bahan bakar jet akhir-akhir ini, kami sekarang dapat menurunkan lagi biaya tambahan bagi tarif domestik serta untuk sejumlah rute internasional kami," kata General Manager Qantas, John Borghetti.
Ia mengatakan, Qantas akan terus memonitor harga minyak dan biaya pengilangan, dimana hal itu masih menjadi isu utama bagi perusahaan penerbangan.
"Meskipun ada biaya tambahan dan hedging, kami masih belum dapat memulihkan kondisi akibat kenaikan harga minyak yang mencapai ratusan juta dolar, meskipun akhir-akhir ini terjadi penurunan harga bahan bakar jet," katanya. (*/rsd)