< >

Kelompok Rajawali Berpeluang Masuk Ke GIA

Selasa, 16 Januari 2007 15:36
Kapanlagi.com - Rajawali Grup dinilai berpeluang masuk sebagai calon investor di PTB Garuda Indonesia sebagai mitra strategis di perusahaan penerbangan itu.

"Siapa pun itu, termasuk Rajawali berpeluang menjadi investor," kata Menneg BUMN, Sugiharto, di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, Rajawali akan mendapat perlakuan yang sama untuk dimasukkan dalam jajaran perusahaan yang menyatakan minat masuk ke Garuda.

"Tentu, asalkan memenuhi parameter yang ditetapkan oleh pemerintah dalam hal restrukturisasi, saya kira tidak ada masalah," ujarnya.

Sebelumnya, Rajawali Grup telah mengirim surat pernyataan berminat (expression of letter) pada Kamis (11/1) kepada Menneg BUMN Sugiharto selaku kuasa pemegang saham Garuda, dan kepada CEO Garuda Emirsyah Satar.

Kelompok usaha milik konglomerat Peter Sondakh ini berminat masuk Garuda karena menilai industri penerbangan masih memiliki prospek bisnis yang baik.

"Garuda sebagai `flag carrier` punya peluang usaha yang menjanjikan dan dapat ditingkatkan," kata Managing Director Rajawali Grup, Darjoto Setiawan.

Namun ketika dikonfirmasi, Sugiharto menyatakan belum mengetahui surat Rajawali yang dimaksud.

Ia mengakui Garuda menjadi salah satu BUMN yang masuk dalam daftar perusahaan yang akan diprivatisasi pada 2007, dan telah diusulkan kepada Tim Komite Privatisasi.

Sugiharto menjelaskan secara umum sebagai "flag carrier", pemerintah akan mempertahankan kepemilikan saham mayoritas di Garuda minimal 51 persen.

Investor yang menyatakan minat mengelola perusahaan penerbangan "plat merah" ini antara lain investor berbasis industri penerbangan, perusahaan jasa keuangan, maupun investor perorangan.

"Due dilligence" (uji tuntas--red) diharapkan selesai triwulan I 2007. Karena alasan kerahasiaan tidak dapat diungkapkan, dan prosesnya menjadi urusan manajemen Garuda," kata Sugiharto. (*/rsd)