
"Seru ya! Sku lihat ada kakek-kakek meninggal karena nggak kebagian makanan," kata Irgy, Senin (15/1).
Menurut Irgy, kasus kelaparan di Makkah sempat menimbulkan seluruh jamaah haji panik, tapi ia bisa bersabar karena suasananya ibadah.
Apalagi, kelaparan itu bukan hanya satu kali, di Indonesia kelaparan juga sering terjadi. Irgy beranggapan kasus ini merupakan ujian sekaligus nikmat dalam haji.
"Saya rasa itu nikmat, ketika kita khusus beribadah, tiba-tiba ada kasus kelaparan," imbuhnya.
Irgy berpendapat, kasus kelaparan tidak bisa menyalahkan satu pihak, karena kondisi di Makkah memang padat.
Apalagi saat itu haji akbar, jadi masyarakat Makkah pada keluar untuk ibadah. Belum lagi, makanan pesanan pemerintah arab saudi terlambat datang karena macet.
"Alhamdulillah, meski ada kasus kelaparan, tetapi jamaah haji Indonesia sadar, karena kita sedang diuji oleh Allah," tegasnya. (kl/iin)
Lihat Profil: Irgy Ahmad Fahrezy