< >

Keluarga Korban Adam Air Lakukan Doa Bersama di Manado

Selasa, 16 Januari 2007 22:36
Kapanlagi.com - Ratusan keluarga korban kecelakaan pesawat Adam Air melakukan doa bersama dipimpin empat tokoh agama di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (16/1).

Para keluarga memohon tuntunan Tuhan agar diberikan ketabahan dalam menghadapi kecelakaan yang menimpa sanak saudara mereka serta secepatnya mendapatkan kepastian keberadaan pesawat naas itu.

"Kami mohon agar Tim SAR diberikan hikmat dari Tuhan sehingga dengan cepat mampu temukan anggota keluarga korban penumpang pesawat KI 574 Boeing 737-400 yang hilang Senin (1/1)," kata Yunus T, salah satu keluarga korban.

Ny Dila, kerabat keluarga Sumolang-Batubara, mengatakan, sudah siap menghadapi segala kemungkinan termasuk bila keluarga mereka nantinya ditemukan meninggal.

Pdt Awuy STh dalam khotbahnya meminta keluarga korban menyerahkan sepenuhnya musibah itu kedalam tangan Sang Khalik Pencipta Alam Semesta, sebab pasti semua Dia buat baik adanya.

Direktur Penjualan Adam Air, Gugi Pringwa Saputra, mengatakan, keluarga korban agar bersabar, sebab pencarian terus dilakukan dan manajemen Adam Air akan terus melakukan sampai kapan pun.

"Kami akan tetap bersama-sama dengan keluarga, marilah kita hadapi semua ini dengan tabah, sebab apa yang terjadi bukan kehendak Adam Air, tetapi merupakan musibah," kata Gugi Pringwa.

Lois Sugihartono, anak dari korban Adam Air, Sari Limana Dewi (Ibu Parikesit), mengatakan, berterima kasih atas perhatian terhadap keluarga korban yang diberikan selama ini cukup baik, namun minta kepada pemerintah terus lakukan pencarian.

Distrik Manager Adam Air Manado, Rommy Pantouw, mengatakan, selain doa bersama, pertemuan keluarga korban juga sebagai ajang saling memberikan informasi, saling bertanya, baik antara perusahaan maupun keluarga korban serta antara keluarga korban lainnya.

"Adam Air menyiapkan tenaga-tenaga khusus menghubungi keluarga memberikan perkembangan terakhir yang sedang dilakukan baik oleh Tim Sar," kata Rommy.

Dari 102 penumpang korban kecelakaan pesawat Boeing 737-400 Adam Air jurusan Bandara Juanda Surabaya ke Manado tersebut, sebanyak 49 penumpang beralamat tinggal di Sulawesi Utara (Sulut). (*/bun)