"Kunjungan tersebut berlangsung tanggal 18 Januari hingga 24 Januari," demikian Siaran pers dari Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Selasa (16/1).
Dalam Kunjungan kapal tersebut, Komandan Pertahanan Laut Belanda Jan willem Kelder akan meresmikan Monumen untuk orang-orang Belanda yang tewas di perairan Indonesia.
Monumen yang terletak di Pemakaman Kembang Kuning Surabaya tersebut mengenang 356 nama awak dan penumpang 19 kapal Angkatan Laut Belanda yang tenggelam.
Menurut pihak kedutaan sebelumnya, telah ada monumen Admiral Karel Dorman di pemakaman tersebut bersama dengan awak-awaknya.
Dalam pelayarannya dari Surabaya ke Jakarta, Hr Ms Thomp juga akan berhenti dan melakukan upacara tabur bunga di tempat tenggelamnya kapal Belanda, Hr Ms De Ruyter, yang dikomandoi Admiral Karel Dorman akibat serangan kapal perang Jepang pada tahun 1942.
Sementara itu, menurut pihak kedutaan, kapal fregat Hr Ms Thomp tidak bisa dikunjungi oleh masyarakat umum. (*/bun)