Perahu penolong berkapasitas sekitar 25 orang berwarna oranye dan coklat itu, ditemukan terapung-apung di laut sekitar 40 mil dari pulau Kalukung, Kabupaten Pangkep.
"Perahu itu dalam keadaan kosong saat ditemukan," kata Kasi Penda Ops Direktorat Polairud Polda Sulsel, AKP Aldin yang dihubungi di Makassar, Rabu.
Aldin mengatakan, Pimpin dan beberapa rekannya menyerahkan barang temuan mereka itu kepada Polairud di Makassar, Rabu pagi dan selanjutnya Polairud mengirimnya ke Posko SAR Gabungan pencarian pesawat Adam Air di Lanud Hasanuddin.
Aldin yakin bahwa life-craft itu adalah milik KM Senopati Nusantara karena di dalam perahu penolong itu ada tulisan besar "KM. Senopati"
Sebelumnya, KM. Mandiri VI menyelamatkan 15 orang korban KM Senopati di perairan Selat Makassar pekan lalu setelah 10 hari terapung-apung di laut dan mengevakuasi mereka ke Makassar, namun satu diantaranya meninggal dunia.
Seluruh korban, termasuk jenazah korban, telah dikembalikan ke daerah asalnya masing-masing setelah mendapat perawatan di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar selama tiga hari. (*/rsd)