"Itu bukan tulang-tulang manusia, tetapi tulang binatang. Kalau bukan tulang monyet, itu tulang anjing," kata Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes Pol Budyo Prasetyo yang juga Ketua DVI Regional Timur di RS Bhayangkara Makassar, Kamis.
Pihak DVI sekitar pukul 09.00 Wita mulai melakukan otopsi terhadap sejumlah potongan tulang yang terdiri atas tulang bahu, tulang kemaluan dan tulang tengkorak yang ditemukan oleh seorang nelayan, Ambo Akka di Kepulauan Kulambing, sekitar satu mil dari Kec. Tupabiring, Kab. Pangkep, Sulsel saat sedang mencari ikan di perairan tersebut.
Ketua tim SAR pencarian Pesawat Adam Air, Eddy Suyanto, yang juga Danlanud Hasanuddin, mendatangi RS Bayangkara untuk mengetahui hasil otopsi terhadap tulang-tulang yang sebelumnya diduga bagian organ tubuh penumpang pesawat Adam Air yang hilang sejak Senin (1/1) atau penumpang KM Senopati yang tenggelam pada 29 Desember 2006.
"Setelah diteliti oleh tim forensik, ternyata tulang-tulang tersebut tidak menyerupai tulang manusia," Eddy Suyanto.
Sementara itu, sejumlah wartawan yang sejak pagi hari menunggu hasil otopsi tersebut, tidak kuasa menahan tawa karena tulang-tulang yang semula diharapkan menjadi titik terang terhadap nasib 102 penumpang dan awak pesawat Adam Air, ternyata bukan tulang manusia. (*/rsd)









