Sementara itu seorang pasien balita, yakni Fitria (2) asal Sindangkerta Kabupaten Bandung yang juga negatif flu burung belum bisa pulang ke rumahnya.
Fitria hanya dipindahkan dari Ruangan Flamboyan ke Ruang Anak RS Hasan Sadikin Bandung setelah hasil pemeriksaan diketahui menderita demam berdarah dengue (DBD).
"Ketiga pasien dewasa sudah sembuh. Hasil tiga kali pemeriksaan sample darahnya negatif. Mereka sudah sembuh total," kata anggota tim Penanggulangan Penyakit Flu Burung RS Hasan Sadikin Bandung, dr Astro Juwono.
Sedangkan mengenai pasien balita, menurut dia masih harus menjalani penyembuhan di ruang anak karena menderita DBD.
Jumlah pasien suspect flu burung di RS Hasan Sadikin Bandung saat ini tinggal dua orang, yakni CS (50) asal Cipatat Kabupaten Bandung dan Ilh (9) asal Jatiluhur Purwakarta.
Kedua pasien itu masuk hari Minggu (21/1) dengan keluhan panas tinggi di atas 38 derajat celcius serta sesak dan batuk-batuk.
"Keduanya sudah diberi pil tamiflu dan sudah diambil sample darahnya. Hari ini sample darah mereka sudah dikirim ke Laboratorium Puslitbang Depkes di Jakarta," kata Astro.
Ia menyebutkan, saat ini RS Hasan Sadikin Bandung kembali bisa menampung pasien suspect flu burung setelah minggu lalu penuh, di mana terpaksa tiga pasien dirujuk ke RS Paru-Paru Dr Rotin Sulu Ciumbuleuit Bandung.
Pasien terakhir, yakni Apd asal Cirebon, At (14) asal Sumedang Utara dan Rn (27) asal Cisitu Kabupaten Sumedang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit itu. (*/rsd)