Advertisement
 
Selasa, 23 Januari 2007 14:43
Layanan Kesehatan di Banyuwangi Masih Normal
Kapanlagi.com - Aktifitas pelayanan kesehatan masyarakat di Banyuwangi, Jatim, mulai dari RSUD Blambangan, Puskesmas dan Posyandu, tidak terpengaruh oleh aksi demonstrasi ribuan PNS dan tenaga honorer Pemkab Banyuwangi, Selasa.

Tidak terpengaruhnya tenaga kesehatan karena mereka bertanggung jawab penuh atas kesehatan masyarakat yang terkait dengan jiwa, akibat meregang sakit sehingga pasien meninggal dunia.

Salah seorang Petugas UGD RSUD Blambangan, Rey, mengatakan pelayanan masyarakat adalah diatas segalanya sehingga meski ada aksi mogok yang dilakukan PNS dan tenaga honorer pelayanan kesehatan tidak terpengaruh.

"Kalau petugas kesehatan ikut-ikutan demo bagaimana pasien-pasien itu," ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, mereka yang unjuk rasa tidak perlu iri dengan petugas kesehatan baik di RSUD ataupun Puskesmas, sebab ada tugas kemanusiaan yang lebih daripada hanya menuntut bupati dan wakil bupati mundur.

"Serahkan saja itu, kepada wakil rakyat di gedung dewan," pintanya.

Untuk itu, lanjut dia, wakil dewan harus segera merespon dengan menggelar rapat khusus membahas aksi demo PNS dan honorer itu agar kerugian masyarakat tidak terus berlanjut.

Sebab dengan berhentinya pelayanan di masyarakat, ujar dia, maka warga sendiri yang dirugikan sehingga menjadi tanggung jawab bupati dan wakil rakyat untuk bisa menyudahi aksi itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Basuki Setyawan, membenarkan bahwa PNS dan honorer di pelayanan masyarakat di kota Banyuwangi tidak ada yang melakukan aksi demo.

Mereka tetap memberikan pelayanan masyarakat sesuai tugas-tugas masing-masing untuk memberi kesembuhan bagi pasien yang dirawatnya.

"Demikian juga di tingkat pelayanan Puskesmas dan posyandu di masing-masing kecamatan tetap berjalan normal sesuai prosedur," ujarnya. (*/rsd)









 

©2003-2007 KapanLagi.com