"Kami sangat dekat untuk mengumumkan investasi yang substansial di kawasan," kata Peter Gregg dalam konferensi penerbangan murah di Singapura.
Gregg menolak menyebutkan nama perusahaan yang membuat Qantas tertarik namun mengatakan kepada wartawan setelah berpidato perusahaan penerbangan pemabwa bendera Qantas tidak akan mengambil saham mayoritas karena peraturan kepemilikan.
"Tidak, anda tidak dapat mengambil saham mayoritas karena pembatasan kepemilikan," katanya ketika ditanya apakah investasi itu akan membuat Qantas sebagai pemegang saham mayoritas.
Qantas sedang melaksanakan due diligence terhadap perusahaan penerbangan Asia, kata Gregg.
Perusahaan penerbangan Australia itu merupakan salah satu perusahaan penerbangan yang paling menguntungkan di dunia dengan laba bersih 479,5 juta dolar Australia (377,6 juta US$) hingga Juni 2006. (*/rsd)