'Bali Global Forum' Deklarasikan 'The Spirit Of Bali'
Kapanlagi.com - Ratusan peserta 'Bali Global Forum', yang berasal dari 43 negara mendeklarasikan 'The Spirit of Bali', dalam upaya membangun serta menciptakan perdamaian dunia melalui media.Demikian dikemukakan Asisten Dirjen Bidang Komunikasi dan Informasi UNESCO Abdul Waheed Khan, ketika membacakan deklarasi 'The Spirit of Bali', Selasa (23/1), di Jimbaran, Bali. Pertemuan yang berlangsung 21-23 Januari 2007 itu dibuka Wapres Jusuf Kalla. Khan menekankan, para peserta mendeklarasikan komitmennya untuk memberikan mekanisme kontribusi melalui media dan teknologi informasi sehingga mampu meningkatkan saling pengertian, serta dialog lebih luas diantara manusia, kebudayaan, serta membangun perdamaian. "Saat ini dunia mengalami berbagai tantangan dalam perdamaian, semisal dalam beberapa dekade terakhir, terdapat peperangan yang tiada henti, perang sipil, serta meningkatnya ketegangan agama dan etnis domestik," kata Khan. Lebih dari pada itu, katanya, para peserta Bali Global Forum mengkhawatirkan sejumlah konflik internal domestik dan antar negara, yang menimbulkan kemiskinan, kesengsaraan, sehingga perdamaian tidak dapat dibangun. Khan menekankan bahwa adanya saling pengertian hanya dapat dibangun melalui sebuah pertukaran informasi dan pengetahuan secara berkesinambungan, melalui apa yang dinamakan 'kebebasan berpikir melalui kata dan pemikiran' seperti yang diletakkan oleh UNESCO dalam konstitusinya. Dalam deklarasi itu disebutkan pula, apabila ketahanan perdamaian dapat dibangun oleh pemikiran umat manusia maka akan meningkatkan pengaruh oleh media massa dan memunculkan alat-alat informasi. Dikatakan, para peserta sejak lama sudah mengetahui bagaimana pentingnya dialog serta eksploitasi alat-alat komunikasi untuk menciptakan perdamaian. Untuk bisa menciptakan perdamaian, para peserta menilai perlunya melibatkan anak-anak dan kaum muda di dunia, serta menolong lebih baik siapa sebenarnya kita di dunia. "Itu bisa melibatkan internet seperti film, radio, dan televisi, dan sebaiknya mempergunakan seluruh kemungkinan mengirim sistem penyiaran, online, wireless, serta menggunakan satelit," kata Khan dalam akhir pembacaan deklarasi. (*/bun) |