Enam orang awak kapal nahas itu ditemukan selamat dan tiga lainnya hilang, kata Kapolres Mamuju, AKBP Zarialdi, Selasa (23/1).
Enam orang awak kapal 'KM Mulya Akbar' yang selamat itu adalah nahkoda bernama Ukka dan lima anggotanya yakni Daming, Ilham, Khaeruddin, Kahar dan Maskur. Sedangkan dua orang awak dan satu orang penumpang yang hilang antara lain Mustari, Irfan dan Gunawan.
Enam orang ABK yang selamat itu kini dievakuasi ke rumah warga di Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, sedangkan tiga orang yang hilang masih dicari oleh nelayan sekitar.
Menurut Zarialdi, kapal angkutan milik PT. Pulau Laia atau H. Mu'min itu mengangkut pupuk sekitar 425 ton dari Tanjung Karang, Kota Bontang, Kalimantan Timur dengan tujuan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah saat terjadi kecelakaan di sekitar 30 mil dari Tanjung Rangas, Mamuju pada sekitar pukul 09.00 Wita.
Kapal tersebut tenggelam setelah mengalami mati masin akibat dihantam gelombang Selat Makassar dengan ketinggian 2,5 sampai tiga meter.
Delapan orang awak dan satu penumpang kapal itu berusaha menyelamatkan diri dengan menggunakan sampan kecil dan drum yang ada di kapal tersebut sebelum akhirnya enam orang awak kapal itu diselamatkan oleh seorang nelayan bernama Mubarak untuk dievakuasi di rumah warga di Desa Bonda, Kec. Papalang, Mamuju. (*/bun)