< >

Chelsea ke Final Piala Liga Setelah Memetik Kemenangan 4-0

Rabu, 24 Januari 2007 09:52
Kapanlagi.com - Andriy Shevchenko akhirnya dapat mengatasi paceklik gol selama tujuh pekan, Selasa, dengan menyarangkan dua gol yang membawa Chelsea ke final Piala Liga Inggris dengan kemenangan 4-0 atas klub divisi keempat Wycombe Wanderers.

Frank Lampard yang menggantikan posisi John Terry sebagai kapten menyarangkan dua gol pada babak kedua pertandingan itu.

Shevchenko yang tampil buruk sejak pindah ke Chelsea dengan nilai transfer 29 juta pound (57,54 juta dolar AS) dari AC Milan, Mei lalu, menjadi headline dalam beberapa pekan terakhir menyusul ketegangan di markas Chelsea. Tetapi, ia tampil cemerlang dari awal pertandingan putaran kedua itu.

Setelah kehilangan kesempatan emas pada menit kedua karena tendangannya masih melebar dan tendangan kerasnya dapat dimentahkan pada menit ke-14, Shevchenko dapat memanfaatkan umpan langsung gelandang Tommy Doherty dari jarak 30 meter.

Ia mengejar bola ke arah kiper Wycombe Ricardo Baptista dan kemudian menjaringkan bola yang bersarang di pojok bawah gawang pada menit ke-22.

Gol tersebut adalah gol pertama Shevchenko sejak 5 Desember dan langsung dirayakan oleh pelatih Jose Mourinho dengan mengepalkan tangan untuk merayakan kegembiraanya.

Pemain terbaik

Mourinho menurunkan pemain-pemain terbaik mereka untuk menghadapi klub yang pernah memaksa mereka bermain imbang 1-1 di kandang sendiri dua pekan lalu, dengan menurunkan Shevchenko dari awal pertandingan daripada menurunkannya sebagai pemain pengganti seperti pekan-pekan sebelumnya.

Dua menit menjelang turun minun, Shevchenko kembali membuktikan bahwa ia tidak sia-sia tampil sejak menit pertama.

Didier Drogba memberi umpan potong ke depan, dan lini pertahanan Wycombe salah melakukan antisipasi serta berharap terjadi offside, pemain Ukraina tersebut berhasil memperdaya Baptista untuk menjaringkan gol keduanya.

Klub Liga Premier Inggris yang memenangi Piala Liga dua tahun lalu yang juga menjadi tropi pertama Mourinho, mendominasi pertandingan pada babak kedua dan Wycombe prakstis hanya mengandalkan Ricardo Baptista sebagai benteng terakhir pertahanan dan penyelesaian buruk tim tuan rumah gagal merubah angka di papan nilai.

Chelsea membuat pertandingan itu semakin tidak imbang setelah gelandang Inggris Lampard mendapat keuntungan dari lemahnya lini pertahanan lawan pada menit ke-68. Ia berhasil menyarangkan gol dengan mudah setelah Baptista keluar dari gawangnya.

Wycombe yang menyingkirkan Fulham dan Charlton dari babak awal kompetisi, mencoba menekan tetapi melupakan lini pertahanan mereka. Pada menit ke-90, Lampard mendapat keuntungan dan mengejar umpan dari Drogba untuk melesakkan gol keduanya.

Mourinho memilih menarik Shevchenko pada akhir pertandingan, dan langsung menyambutnya dengan acungan dua jempol dan jabat tangan. Kondisi tersebut sangat kontras dengan kondisi penuh ketegangan dan kebekuan diantara mereka dalam beberapa pekan sebelumnya.

Chelsea kemudian akan bertemu Arsenal atau Tottenham Hotspur di final antar klub sesama London di Stadion Cardiff Millennium pada 25 Februari. (*/cax)