Beckenbauer Dukung Johansson Dalam Pemilihan Ketua UEFA

Kapanlagi.com - Pertarungan untuk menempati kursi kepemimpinan ketua UEFA antara Michel Platini dan Lennart Johansson yang sedang memegang jabatan sebagai ketua badan sepakbola Eropa itu semakin memanas Selasa ketika legenda kelas berat sepakbola Jerman Franz Beckenbauer menetapkan pilihannya atas Johansson.

Beckenbauer dengan tegas mengatakan memilih Johansson yang berkebangsaan Swedia sedangkan Platini mendapat dukungan dari badan sepakbola pemain Perancis UNFP, menjelang pemilihan dalam Kongres UEFA yang berlangsung Jumat.

Beckenbauer, yang menjadi kapten dan pelatih tim Jerman dan membawa tim itu meraih gelar juara Piala Dunia 1974 dan 1990, mengatakan dalam temu pers di Frankfurt, bila Platini yang terpilih maka dapat menyebabkan perubahan yang tidak diingini di tubuh UEFA.

"Perlu dipertimbangkan, setelah pemilihan akan terjadi perpecahan di tubuh UEFA," kata Beckenbauer.

"Kami dengan terbuka menyatakan kepada Michel bahwa federasi sepakbola Jerman (DFB) akan memilih Lennar Johansson. Michel Platini kurang sabar, karena ia harus menunggu beberapa waktu lagi untuk menjadi calon presiden badan sepakbola Eropa itu," katanya.

Beckenbauer menambahkan, Johansson, yang menjabat presiden (ketua) UEFA sejak 1990, bisa saja "mendebatkan bahwa UEFA tidak pernah sebaik seperti sekarang ini."

Sejak musim kompetisi 1992/93, Liga Champions Eropa sudah menghasilkan lebih dari lima trilyun euro dan 635 juta euro mengalir ke kopor pundi-pundi federasi sepakbola nasional serta liga.

Dukungan UNFP bagi Platini muncul setelah ia menyatakan mendukung atas badan pemain internasional FIFPro pada 10 Januari lalu.

"Platini bagi kami tetap sebagai pemain sepakbola profesional," bunyi pernyataan UNFP, "Ia bukan pemain yang akan merasa nyaman duduk di kursi kepemimpinan tetapi sebagai ofisial yang amat berkompeten dalam membela pertandingan sepakbola atau pemain sepakbola secara khusus."

Pemilihan presiden UEFA di Dusseldorf, Jumat, diadakan dalam tiga putaran dan diikuti 52 federasi yang bernaung di bawah UEFA dan satu federasi berhak mengeluarkan hanya satu suara.

Bila seorang calon presiden tidak mendapat suara mayoritas--setidaknya setengah suara pemilih tambah satu,--setelah tiga putaran, maka keputusannya ditentukan dengan undian. (*/cax)

©2003-2007 KapanLagi.com