< >

Raslina Rasydin-Ine Febriyanti Dinobatkan Jadi Duta Peduli Kemanusiaan

Jum'at, 26 Januari 2007 09:44
Kapanlagi.com - Biasanya di bulan Januari semacam ini, Indonesia yang beriklim tropis, masih kenceng-kencengnya diguyur hujan plus bonus banjir. Tetapi diawal tahun 2007 ini kebiasan tersebut bertambah dengan munculnya musim baru. Yaitu musim penobatan duta.

Setelah ada duta ini dan duta itu bentukan lembaga-lembaga non profit. Kali ini institusi resmi pemerintah, Departemen Sosial dibawah komando Menteri Sosial tak mau kalah. Bertempat di markas besarnya, Gedung Aneka Bakti Depsos Jl Salemba Raya, (25/1), Depsos menobatkan dua artis sekaligus, Raslina Rasydin dan Ine Febriyanti sebagai Duta Peduli Kemanusiaan.

Setelah dinobatkan sebagai duta, rasa khawatir dan was-was langsung menyelinap di hati Raslina Rasydin dan Ine Febriyanti. Bukan karena mikirin mengenai carut marutnya dana sosial yang tak pernah tuntas. Karena pada dasarnya Depsos sudah punya sistem sendiri yang penilaiannya kita serahkan kembali pada masyarakat.

Tetapi karena amanah di balik selempang yang mereka kenakan. "Tanpa selempang ini sebenarnya kami sudah melakukannya dari bencana tsunami dan gempa Jogja, kami selalu terdepan dari kalangan kami, bukan hanya sekedar road show tapi melakukannya dengan sungguh-sungguh. Duta hanya sebuah embel-embel, tetapi kita harus pegang amanat ini untuk tetap peduli dengan masyarakat yang mengalami bencana," tutur Raslina panjang.

Tak beda jauh dengan rekannya, artis dan presenter, Ine Febriyanti-pun merasa mampukah ia membawa amanat ini? "Dengan embel-embel duta, ada rasa kekhawatirkan apakah kita mampu. Tetapi kita mencoba untuk menjalani," ujar wanita yang kini getol main teater ini.

Mencoba dalam arti Ine tentu bukan untuk coba-coba. Kalau ini yang terjadi, malah menambah runyam keadaan orang-orang di Aceh, Jogja, Sidoarjo atau daerah lain yang butuh bantuan. Dan yang lebih arif lagi, seperti dikatakan Ine untuk bisa menjadi duta tidak perlu jadi artis, semua orang bisa kalau punya kepedulian. Tentunya setelah peduli ada transparansi. (kl/wwn)

Lihat Profil: Raslina Rasydin, Ine Febriyanti