Kapolda Jambi, Brigjen Pol Drs Carel Risakotta di sela-sela acara pelatihan wartawan unit Polda Jambi, di Jambi, Senin mengungkapkan, bus travel yang berisikan 12 penumpang termasuk supir dengan nomor polisi BH 1009 BO itu, terjun ke jurang setelah menghindari tanah bekas longsoran, pada Minggu malam.
Bus yang berangkat dari kota Jambi pukul 08:00 WIb itu diduga masuk jurang karena menghindari tumpukan tanah longsor yang licin, dan terlalu mengambil jalan ke sebelah kiri yang terdapat jurang.
Dua penumpang hilang dan hanyut itu, pengemudi Sise (35), Norma (60) dan Sonia (6) yang hingga kini terus dicari, sementara tiga korban yang mengalami luka berat dan identitasnya belum diketahui langsung dibawa ke rumah sakit di Padang (Sumbar).
Enam penumpang lainnya yang mengalami luka ringan untuk sementara masih dirawat di puskesmas setempat, dan ada yang sudah kembali ke kediamannya.
Selanjutnya proses evakuasi kendaraan dan pencarian tiga korban yang hilang mengalami kesulitan, karena arus sungai yang deras dan hujan lebat yang terus mengguyur daerah tersebut.
Supaya jangan hanyut untuk sementara mobil itu diikat menggunakan rantai pada pohon besar di pinggir sungai, dan tim SAR dibantu masyarakat kini terus melakukan pencarian tiga korban yang hanyut, kata Kapolda Jambi. (*/rsd)








