Advertisement
 
Senin, 29 Januari 2007 13:09
Permintaan Darah Melonjak, PMI Kerahkan 13 Mobil Transfusi
Kapanlagi.com - Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta mengerahkan 13 unit mobil transfusi darah untuk mendapatkan trombosit seiring berjangkitnya demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Jakarta.

Kepala Humas PMI DKI Jakarta, Ria Thaher, di Jakarta, Senin, mengatakan, ke-13 unit mobil itu mendatangi sejumlah instansi terutama lembaga agama, untuk mendapatkan trombosit setelah meningkatnya permintaan dari warga.

"Ke-13 unit mobil transfusi darah sejak beberapa hari lalu, telah dikerahkan agar persediaan trombosit di PMI Jakarta dapat memenuhi permintaan dari masyarakat luas," katanya.

Ia menyebutkan saat ini, permintaan akan trombosit di PMI DKI Jakarta, mengalami peningkatan 38 % dibandingkan pada Desember 2006.

Setiap harinya permintaan akan trombosit itu, mencapai 200 kantung darah sedangkan yang mampu terpenuhi hanya 85 kantung darah.

"Untuk mendapatkan kantung darah trombosit itu, terbilang sulit karena belum tentu dalam sehari dapat memperoleh 85 kantung darah," katanya.

Oleh karena itu, ia juga menyarankan kepada keluarga pasien atau keluarga yang membutuhkan trombosit, untuk membawa donor sukarelanya sendiri karena jika mengandalkan stok darah yang ada belum tentu dapat memenuhi permintaannya.

Terlebih lagi, kata dia, trombosit yang tersedia juga tidak seragam, seperti, terkadang untuk golongan darah A lebih banyak dibandingkan golongan darah B atau AB.

"Stok trombosit yang ada saat ini hanya 268 kantung darah, yakni, golongan darah A 48 kantung, B 55 kantung, AB 60 kantung dan O 105 kantung," katanya.

Sebelumnya dilaporkan, Persediaan trombosit di Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta, menipis seiring meningkatnya permintaan dari masyarakat setelah berjangkitnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Jakarta.

Kepala Humas PMI DKI Jakarta, Ria Thaher mengatakan, saat ini persediaan trombosit yang ada hanya 26 kantung darah dan itupun hanya untuk golongan daerah A dan B saja.

"Semula stok yang ada sebanyak 171 kantung darah tapi 145 kantung darah diantaranya sudah dipesan oleh masyarakat, hingga sisanya hanya 26 kantung darah saja," katanya. (*/rsd)









 

©2003-2007 KapanLagi.com