
"Beramal bisa melaui berbagai jalan, salah satunya dengan musik," ujar Iwan, saat menghadiri gerakan penanaman pohon bersama Wakil Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail di pesisir Danau Limboto, Gorontalo, Senin siang (29/01).
Menurut Iwan, lingkungan serta narkoba merupakan dua hal yang paling krusial saat ini, karena mampu menghancurkan tatanan sebuah bangsa.
"Narkoba menghancurkan generasi, kerusakan lingkungan menimbulkan bencana. Dua hal ini dahsyat dampaknya bila semua kalangan tidak punya kepedulian," kata sang pelantun 'Wakil Rakyat' tersebut.
Ia pun tak ketinggalan memberi motivasi kepada rakyat Gorontalo, untuk tetap optimis menyelamatkan Danau Limboto dari kondisi kritis saat ini.
"Katanya Danau Limboto tidak akan ada lagi 20 tahun mendatang, tapi jika kita berusaha dan berdoa maka tidak akan ada yang sia-sia," ungkapnya, sambil membawakan sebuah lagu dari album SUARA HATI, tanpa gitar dan harmonika kesayangannya.
Dalam lagunya ketika menggelar konser amal di Stadion 23 Januari, Gorontalo, Minggu sore (28/1), ia pun mengajak puluhan ribu Fals Mania untuk peduli dan prihatin terhadap bencana alam dan narkoba yang mengancam negeri ini.
"Lebih baik menanam pohon daripada mabuk," tukas pria paruh baya yang akrab dengan kaus oblong dan celana jeans tersebut.
Kritikan melalui lagu kepada legislatif dan eksekutif, kata dia, harus dibarengi oleh solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia.
"Bangsa ini, negeri ini, butuh kepedulian kita semua. Semoga Indonesia terus merangkak menuju gerbang kemajuan," kata Iwan, yang didamping istri tercinta dan putra bungunya. (*/rit)