< >

Rekonstruksi Tertutup, Keluarga Alda Berang

Senin, 29 Januari 2007 18:32
Kapanlagi.com - Rekonstruksi kematian Alda Risma yang berlangsung secara tertutup, Sabtu (27/1), membuat beberapa pihak menyatakan ketidakpuasannya, salah satunya adalah dari pengacara keluarga Alda. Apa yang membuat kemarahan itu adalah tak lain karena pihak keluarga tidak diberitahu akan adanya rekonstruksi.

"Pihak keluarga korban harus diberitahu dan berhak tahu akan kejelasan dari jalannya rekonstruksi," jelas Hotman Paris Hutapea, saat dihubungi di Kantor 'Hotman Paris & Patner', Gedung Summitmas, Senin (29/1). Ini tentu menjadi bukti semakin tidak transparannya pihak kepolisian.

Dalam rekonstruksi sabtu lalu, terungkap bahwa Ferry Surya Perkasa tidak masuk dan berdiam diri saja di tempat.

Dia sempat clubbing bersama Alda , sebelum almarhum tewas. Dan suntikan terakhir Ferry ke tubuh Alda, yang mengantarkan Alda ke dalam kematian.

"Makanya kami menolak pasal kesehatan yang dikenakan pada Ferry, jelas-jelas dia yang mengantarkan nyawa Alda," kata Hotman dengan nada tinggi.

Obat yang disuntikkan kedalam tubuh Alda berupa 'Implant'. Implant adalah sejenis obat penenang. Apabila dikonsumis dalam dosis tinggi sangat memungkinkan berujung pada kematian.

"Dan obat tersebut dibeli dari sebuah toko di Jl. Pramuka. Maka kami sarankan untuk segera menangkap penjual obat tersebut," pinta Hotman.

Selain itu, pihak keluarga juga meminta kemungkinan dilakukannya rekonstruksi ulang. Kalau tidak, pihak keluarga akan melaporkan hal ini ke Polda Metro Jaya dan Kapolri. (kl/wwn)

Bela Alda

Selamatan 40 Hari

Keluarga Ferry Buka Suara



Lihat Profil: Alda Risma


Galeri Foto Alda Risma
Jumpa Pers Ibunda Alda-Hotman Paris
Kematian Alda Risma
Kasus Kematian Alda Risma


Arsip Foto Alda Risma
002.jpg
001.jpg