< >

Bom Meledak di Baghdad, Delapan Tewas

Jum'at, 02 Februari 2007 06:19
Kapanlagi.com - Paling tidak delapan orang tewas di Baghdad, Kamis sementara pasukan keamanan mengatakan konflik sektarian di Irak menewaskan hampir 2.000 warga sipil di seluruh negara itu, Januari.

Enam orang tewas dan 12 lainnya cedera ketika sebuah bom meledak menghantam sebuah bus di Baghdad tengah dalam serangan terbaru , kata seorang pejabat keamanan.

Ledakan itu terjadi di jalan utama di distrik Karrada, Baghdad kata pejabat itu dan menambahkan bahwa wanita-wanita yang berdiri dekat bus itu termasuk di antara yang cedera.

Dua orang lainnya tewas dalam serangan-serangn lain di Baghdad, katanya.

Sementara itu, satu sumber keamanan mengatakan hampir 2.000 warga sipil tewas selama Januari, dan menambahkan jumlah mereka yang cedera juga lebih tinggi ketimbang bulan sebelumnya.

Ia mengatakan "1,992 warga sipil tewas akibat aksi kekerasan di Irak selama Januari," dan menyatakan angka itu berasal dari kementerian kesehatan.

Mereka termasuk lusinan mayat yang tidak dikenal yang ditemukan tiap hari di negara itu, katanya.

Pada Desember 2006, 1.925 warga Irak dilaporkan tewas, kata sumber-sumber Irak, jauh lebih rendah dari angka PBB yaitu 2.914 waga sipil tewas.

Jumlah warga sipil yang cedera Januari lalu tercatat 1.941, merupakan peningkatan yang tinggi dari jumhah Desember 1.511 orang.

Sebuah laporan yang dikeluarkan PBB yang dikeluarkan bulan lalu mengatakan lebih dari 34.400 warga Irak tewas akibat aksi kekerasan sejak serangan bom terhadap sebuah masjid Syiah di Samarra 22 Januari 2006 dan naik sampai 31 Desember.

Pada hari Kamis, sumber keamanan itu mengatakan 586 "teroris" atau para pejuang, juga tewas dan 1.921 orang ditahan Januari, naik dari angka Desember yaitu 314 orang tewas dan 1.034 orang ditahan.

Korban tewas di pihak pasukan keamanan Irak 95 orang yaitu 55 polisi dan 40 tentara--Bulan lalu ,sati penurunan dari 148 korban tewas Desember, 125 di antara mereka adalah polisi dan 23 tentara.

Sejumlah 135 polisi dan 85 tentara cedera, menurun dari 211 dan 39 orang masing-masing pada Desember.

Sementara itu militer AS kehilangan 90 tentara bulan lalu demikian menurut data AFP yang didasarkan pada catatan Pentagon. Pada Desember, 100 tentara AS tewas, terbanyak dalam lebih dari dua tahun. (*/lpk)