< >

Harga BBM di Sulawesi Turun 1,22 Hingga 5,2%

Sabtu, 03 Februari 2007 06:15
Kapanlagi.com - Harga jual keekonomian Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina non PSO untuk premium, minyak tanah dan solar di wilayah Sulawesi (Unit Pemasaran VII) turun 1,22% hingga 5,2% bulan Pebruari 2007 dibanding bulan sebelumnya.

"Jenis premium mengalami penurunan 1,22%, untuk harga jual keekonomian(termasuk pajak) premium transportasi dan kontraktor jalan menjadi Rp4.920,85 per liter (sebelumnya Rp4.981,80 per liter)," kata

Kepala Pengawas Administrasi dan Pemasaran Pertamina Cabang Pemasaran Manado, MJ Muliahati, Jumat di Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

"Premium sektor pertambangan dan usaha kehutanan menjadi Rp4.899,46 per liter (sebelumnya Rp 4.960,14), sedangkan premium sektor industri p4.743,64 dari sebelumnya Rp4802,30 per liter," kata Muliahati.

Minyak tanah turun 5,2% menjadi Rp5.408,70 per liter untuk bulan ebruari 2007, dari sebelumnya Rp5.705,70 per liter bulan Januari lalu atau turun paling tajam.

Sedangkan minyak solar mengalami penurunan 4,8%. Solar bagi sektor transportasi dan kontraktor jalan menjadi Rp5.227,90 per liter dari sebelumnya Rp5.494,70, solar untuk pertambangan dan usaha kehutanan Rp5.205,17 dari Rp5.470,81 per liter, solar industri Rp5.039,63 sebelumnya Rp5.296,82, sedangkan solar tanpa PBB dan KB menjadi Rp5000,60 dari Rp5.255,80 per liter.

Muliahati mengatakan, dengan penurunan harga BBM non Public Service Obligation (PSO) tersebut, maka penjualan BBM di Sulawesi Utara (Sulut) dan Gorontalo langsung disesuaikan dengan patokan harga baru tersebut.

"Harga BBM non PSO tersebut berbeda antara satu Unit Pemasaran di seluruh tanah air, tergantung berapa besar komponen penghitungan seperti biaya transpor dan lainnya," kata Muliahati. (*/lpk)