< >

Calon Pembeli Qantas Tak Bersedia Jamin Pekerjaan Karyawan

Senin, 05 Februari 2007 16:32
Kapanlagi.com - Konsorsium ekuitas swasta yang melakukan penawaran sebesar 11,1 miliar dolar Australia (8,7 miliar US$) kepada Qantas Airways mengatakan pihaknya tidak dapat menjamin pekerjaan para karyawan Qantas. Namun dapat menyetujui syarat penjualan lainnya.

Para direktur Qantas merekomendasikan pemegang saham menerima tawaran dari Airline Partners Australia (APA) namun penjualan itu memunculkan protes dari serikat pekerja dan politisi oposisi yang yakin itu harus menjadi masalah yang membutuhkan penelitian mendalam di tengah keprihatinan atas besaran pengambilalihan asing terhadap perusahaan yang merupakan icon Australia.

Bob Mansfield, yang mengepalai konsorsium perusahaan asing dan domestik, mengatakan tawaran itu telah diserahkan kepada Badan Pengkajian Investasi Asing (FIRB) untuk klarifikasi guna "menciptakan ketenangan ke dalam situasi ini."

Perusahaan penerbangan yang masih menjadi salah satu yang paling menguntungkan di dunia untuk ukurannya, merupakan sasaran bagi plafon 49 persen kepemilikan asing dan 25 persen batas atas pemegang saham asing tunggal.

Mansfield mengatakan sementara APA ingin memperluas bisnis perusahaan, pihaknya tidak dapat memberikan jaminan yang kuat terhadap pekerjaan Qantas.

"Mengenai kekaryawanan, apa yang kami persiapkan terhadapnya, adalah kami tidak dapat menjamin pekerjaan karena saya tidak berpikir pemberi kerja manapun mampu," kata Mansfield kepada radio komersial.

"Karena segalanya berubah, anda harus menyesuaikannya namun fokus tunggal kami atas ini seluruh upaya yang kami pelajari dengan Qantas, adalah untuk menumbuhkan organisasi dengan 70 pesawat lagi dan 40 persen jaringan yang lebih besar pada akhir lima atau enam tahun. Jika itu terjadi, pekerjaan akan tumbuh."

Konsorsium berjanji untuk melanjutkan layanan kawasan dan keamanan serta tingkat perawatan, dan untuk tidak memecah perusahaan penerbangan itu. Mansfield mengatakan sejumlah jaminan ini akan menjadi syarat penjualan.

Bruce Baird, pendukung pemerintah konservatif Perdana Menteri John Howard yang tahun ini ikut pemilihan untuk periode kelima jabatan tinggi itu, mengatakan konsorsium perlu untuk memberikan jaminan kepada publik.

"Jaminan bahwa kita tidak akan melihat (pekerjaan) perawatan pindah ke luar negeri ke Cina, jaminan bahwa kita tidak akan melihat lebih banyak kerja yang dirahasiakan dilaksanakan di India, bahwa kita tidak akan melihat lebih banyak awak penerbangan diangkat dari Asia dan juga kita tidak akan melihat layanan kawasan terpangkas di Australia," katanya kepada radio ABC. (*/rsd)