Dalam kegiatan sosialisasi di depan pejabat Pemprov Sulteng dan Pemkab Donggala, Asep mengatakan mengawali proses eksplorasi, dalam waktu dekat dilakukan survei off-shore untuk selanjutnya mendeteksi jebakan migas melalui getaran.
Kegiatan berikutnya melakukan pengeboran tiga sumur di lepas pantai sedalam 2.000 meter, pengeboran satu sumur menelan biaya sekitar 70 juta US$.
"Jenis dan besarnya kandungan migas Blok Surumana baru dapat diketahui setelah kegiatan eksplorasi. Hasil eksplorasi ini juga menjadikan dasar keputusan bagi ExxonMobil untuk melanjutkan ke tingkat eksploitasi atau tidak," ujar Asep.
Sebagian besar areal Blok Surumana berada di wilayah Kabupaten Donggala dan sisanya di Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat.
Kegiatan sosialisasi ExxonMobil di Palu dihadiri Wakil Gubernur Sulteng Ahmad Yahya dan Bupati Donggala Habir Ponulele. (*/rsd)