SingTel, operator telefon mobile terbesar di Asia di luar China, tercatat 11,5 juta pelanggan baru pada Desember 2006, sehingga jumlah seluruh pelanggan menjadi 112,28 juta pelanggan, kata pernyataan perusahaan itu.
Dibanding dengan tahun lalu, pelanggan SingTel tumbuh 44 persen dari 77,79 juta pelanggan dan meningkat 11 persen dari akhir September.
Pertumbuhan paling kuat datang dari mitra SingTel di India dan Indonesia, kata pernyataan perusahaan itu.
Bharti India menambah 4,9 juta pelanggan baru pada tiga bulan hingga Desember jumlah pelanggan meningkat menjadi 32 juta pelanggan.
Telkomsel Indonesia menunjukkan peningkatan 3,1 juta pelanggan baru sehingga pelanggan seluruhnya mencapai 35,6 juta pelanggan.
Pertumbuhan paling kuat datang dari Bharti dan Telkomsel," kata SingTel.
Di Australia, unit terbesar yang dimiliki SingTel Optus tetap bertahan dalam persaingan tinggi pasar menunjukkan peningkatan dengan jumlah pelanggan baru sebesar 76.000, meningkat menjadikan jumlah seluruh pelanggan di kawasan itu menjadi 6.68 juta pelanggan.
Di Singapura operator telekom itu menambahkan jumlah pelanggan baru di Singapura 66.000 pelanggan baru sehingga seluruh pelanggan di negara itu sebesar 1,76 juta pelanggan.
SingTel tidak memberikan data untuk mitra usaha di negara lainnya di Filipina, Thailand dan Banglades.
Perusahaan telekom, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh perusahaan investasi pemerintah Singapura, Temasek itu, memiliki saham di beberapa operator telefon kawasan sebagai bagian dari strategi untuk membuka peningkatan pasar di Asia dan mengurangi kepercayaan pasar dalam negeri sebesar empat juta.
Selain Bharti dan Telkomsel, SingTel mempunyai saham di Advanced Info Service Thailand, Globe Telecom di Filipina dan Pasific Bangladesh Telecom. (*/rit)