Raksasa telepon Finlandia itu mencatat penjualan di Cina melonjak 39 persen menjadi 5,3 miliar ero (6,9 miliar dolar AS) pada 2006 ketika perusahaan itu memindahkan 51 juta telepon bergerak, naik 57 persen, kata China Daily, mengutip angka Nokia.
Ketika kota-kota besar mendekati titik jenuh, keuntungan diperoleh terutama karena dorongan Nokia memasuki pasar pedesaan, dimana banyak masyarakat yang membeli "handset" untuk pertama kali, kata surat kabar itu.
Operator seluler China Mobile dan China Unicom telah melakukan ekspansi di wilayah pedesaan, yang membantu mendorong penjualan Nokia, katanya.
Perusahaan itu, yang mengatakan pihaknya menguasai pangsa pasar sebesar 35 persen, memprediksikan pertumbuhan dua digit di pasar "handset" pada tahun ini, yang terutama didorong oleh peningkatan di pasar pedesaan, kata surat kabar itu.
Hingga Desember tahun lalu, Cina memiliki 461 juta pelanggan telepon bergerak, meningkat 68 juta dari setahun sebelumnya, katanya dengan mengutip data pemerintah. (*/rit)