"Penurunan okupansi hotel-hotel di Bandung akibat banjir di Jakarta mencapai 20 persen," kata Sekjen PHRI, Cecep Rukmana, di Semarang, Sabtu (10/02).
Menurut dia, masyarakat Jakarta yang biasanya berlibur atau bepergian ke Bandung, akibat adanya banjir, terpaksa membatalkan kepergiannya.
"Mereka lebih memilih berjaga-jaga atau membersihkan rumah dari banjir," kata Cecep yang juga merupakan pemilik salah satu hotel di Bandung.
Menurut dia, hal tersebut justru bertolak belakang dengan kondisi tingkat hunian hotel-hotel di Jakarta.
Ia menjelaskan, akibat adanya banjir, banyak masyarakat yang memilih untuk mengungsi ke Hotel.
Ia menuturkan, tingkat okupansi hotel-hotel di Jakarta tidak mengalami peningkatan. Namun, penurunan terjadi pada jasa penyewaan ruang pertemuan hotel.
"Cukup banyak klien yang terpaksa membatalkan acara pertemuan-pertemuan yang diadakan di hotel-hotel karena banjir di Jakarta menyebabkan sejumlah akses jalan tertutup," ujarnya. (*/lpk)