"Rinciannya terdiri dari 7 orang meninggal dalam bencana banjir di Kabupaten Tangerang, 5 orang meninggal dalam bencana banjir di Kota Tangerang dan 6 orang meninggal dalam bencana longsor di Kabupaten Pandeglang," kata Kepala Kesbanglinmas Provinsi Banten, Hikmatullah Syamun, Minggu (11/2).
Pasca terjadinya bencana tersebut, kata dia, warga diminta untuk mewaspadai timbulnya penyakit diare, desentri, serangan penyakit kulit dan wabah demam berdarah akibat kualitas lingkungan yang buruk.
Menurut dia, cakupan bencana wilayah Provinsi Banten meliputi 4 kabupaten dan 1 kota yang terdiri dari 43 Kecamatan, 133 Desa/Kelurahan dengan jumlah korban 30.851 KK, 80.804 Jiwa.
"Jadi dari enam Daerah Tingkat II, hanya Kota Cilegon yang terbebas dari bencana yang sangat parah, memang sempat terjadi banjir tapi tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.
Secara lebih rinci, kata dia, bencana banjir yang terjadi akibat derasnya curah hujan baru-baru ini telah menimbulkan kerusakan paling parah di Kabupaten Tangerang yang menggenangi 21 Kecamatan, 63 Kelurahan/Desa, dengan korban berjumlah 14.578 KK/ 45.380 Jiwa, dan korban meninggal mencapai 7 orang.
Di Kota Tangerang, banjir menggenangi 13 Kecamatan yang terdiri dari 69 Kelurahan/Desa dengan jumlah korban mencapai 15.530 KK/32.333 Jiwa, dan korban meninggal mencapai 5 orang.
Di Kabupaten Serang banjir menggenangi 5 Kecamatan terdiri dari 16 Kelurahan/Desa dengan jumlah korban mencapai 621 KK/2.481 Jiwa, dan tidak ada korban meninggal.
Di Kabupaten Lebak, banjir menggenangi Kecamatan yang meliputi 7 Kelurahan/Desa dengan korban mencapai 122 KK/610 Jiwa, serta korban meninggal tidak ada .
"Yang mengejutkan bencana di Kabupaten Pandeglang tiba-tiba terjadi tanah longsor dan menewaskan 6 orang di Kecamatan Karangtanjung," katanya.
Menyinggung tentang areal sawah yang terendam banjir, dia menyatakan, banjir telah merendam sawah seluas 5.528 hektar yang rata-rata telah ditanami padi sawah umur padi 1-75 Hari.
"Rincian sawah terendam banjir masing-masing di Kabupaten Serang 3.523 hektar, di Kabupaten Tangerang 1.821 hektar, di Kabupaten Lebak 184 hektar. Untuk meringankan beban para petani tersebut Pemprov akan berupaya memberi bantuan benih baru," katanya. (*/bun)