Jumlah ini lebih banyak dibandingkan audisi sebelumnya di Surabaya pada 5-9 Februari lalu, yang hanya diikuti oleh sekitar 5 ribu peserta.
Banyaknya peserta ini rupanya sudah diantisipasi oleh pihak RCTI, dengan mengenakan sisitem registrasi secara komputerisasi. Secara langsung hal tersebut juga mempermudah peserta saat registrasi ulang.
"Para peserta bisa langsung melihat hasil audisi secara real time di result room, apakah dia lolos audisi atau tidak," kata Hafni S. Damayanti, Communications RCTI pada Kapanlagi.com, Senin (12/2).
Pada hari pertama audisi itu, Tompi dan Nobo, hadir guna menghibur peserta yang tengah menunggu giliran. Terbukti kehadiran dua penyanyi itu mampu mengusir rasa kantuk maupun bosan yang mendera para peserta yang menunggu di pelataran dalam, karena di luar Sabuga turun hujan.
Pengalaman mengikuti audisi kiranya telah dijadikan pelajaran oleh para peserta. Tampak dari mereka yang membawa minum di botol ataupun makanan ringan. Sementara busana yang dipakai beragam. Ada yang masih mengenakan seragam sekolah, ada pula memakai pakaian ala manggung serta busana daerah.
Sementara, para peserta cewek membawa peralatan tempur mereka, yakni perlengkapan make-up. Mereka tak sungkan berdandan ketika menunggu giliran audisi. (kl/opa)
Lihat Profil: Tompi