
"Saya sadar bahwa saya adalah bagian dari brand seni, tentunya saya sebagaian milik masyarakat. Saya tidak bisa langsung melakukan perubahan yang totali dan drastis. Lagian, nyanyinya hanya satu sampai dua jam," ujar Reza enteng.
"Allah Maha Mengetahui, jilbab itu ada di hati. Bagi saya perubahan yang drastis sama sekali tidak mungkin," tambahnya. Hal semacam itu juga pernah diungkapkan oleh Aa Gatot, guru spiritual Reza saat pertama kali memasuki padepokan Brajamusti.
"Pertama kali kamu masuk kesini jangan kemudian kamu buru-buru mengubah penampilanmu, yang penting ubah hatimu, itu yang dikatakan beliau. Jangan pakai jilbab tetapi tetap saja mencari keburukan orang lain," ungkap Reza. ”Beliau adalah guru saya dan saya menghormatinya, dan prosesnya sudah bisa dilihat sekarang ini," tambah Reza mengenai hubungannya dengan Aa Gatot.
Reza juga menilai sekarang ini profesi menyanyinya bukan hanya sebagai profesi semata tetapi juga kendaraan untuk mensyukuri nikmat Tuhan dan sebagai alat berbagi dengan siapa saja. "Kalau penampilan mungkin lebih gawat dari yang dulu, karena sudah tersimpan lama," celetuknya riang. (kl/wwn)
Lihat Profil: Reza Artamevia