"Pelaksanaan operasi pasar akan dilakukan sampai harga beras bisa normal kembali hingga ke pelosok desa," kata Kepala Sub Dolog Divisi Regional WIlayah III Bojonegoro, Bambang Napitupulu, kepada ANTASRA, Selasa.
Dari hasi pantauan sementara di lima wilayah operasi pasar di Bojonegoro, harga beras IR 64 yang semula harganya mencapai Rp5.500/kg, sudah menurun. Namun, menurut Bambang, penurunan harga beras di pasaran sudah dianggap normal hingga ke pelosok pedesaan, apabila harganya berkisar Rp 4.000/kg.
Menurut dia, harga beras di pedesaan sekarang ini masih berkisar Rp4.500/Kg yang semula sempat mencapai Rp5.500. Diprediksi dalam waktu sembilan hari, harga beras akan normal kembali pada kisaran Rp4.000/kg.
Sub Dolog Divre Wil III Bojonegoro kini memiliki sekitar 9.000 ton beras yang tersimpan di gudang baik di Bojonegoro, Tuban dan Lamongan. (*/rit)