< >

13 Kecamatan di Pantura Gelar OP Beras Murah

Selasa, 20 Februari 2007 12:51
Kapanlagi.com - Sebanyak 13 kecamatan yang berada di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang, Banten, berencana mengelar operasi pasar (OP) dengan penjualan beras murah kepada masyarakat untuk mengatasi krisis pangan di kawasan tersebut pasca banjir.

Bupati Tangerang, H. Ismet Iskandar kepada wartawan, Selasa, mengatakan, setiap kecamatan akan menggelar OP beras murah masing-masing sebesar 8 ton agar penduduk setempat dapat membeli beras dengan harga yang terjangkau.

Pihak Pemkab Tangerang telah mengajukan sekitar 104 ton beras kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) Serang, Banten, tapi sampai saat ini masih menunggu keputusan penyaluran digelar.

Ismet meminta kepada tiap camat agar menyerahkan data tentang warga miskin yang terkena musibah banjir yang terjadi pekan lalu akibat meluapnya Kali Cisadane dan beberapa anak sungai lainnya.

Bahkan pihaknya meminta agar secepatnya memberikan informasi tentang lokasi penduduk yang rawan terhadap pangan setelah rumahnya terendam air bah.

Namun lokasi yang terendam air bah di Pantura seperti di Kecamatan Pakuhaji, Mauk, Sepatan, Kronjo, Kresek, Teluknaga, Kosambi, Sukadiri, Rajeg dan Kemiri serta di kawasan selatan seperti di Kecamatan Cisauk, Pondok Aren, dan Tigaraksa.

Petugas pelaksana OP nantinya akan selektif mendata penduduk yang membutuhkan dan diharapkan tidak terjadi seperti di daerah lain bahwa pedagang memanfaatkan situasi untuk mengeruk keuntungan pribadi ditengah warga kesulitan beras.

"Tindakan selektif para petugas OP sangat diharapkan agar warga yang membutuhkan mendapatkan beras murah yang terjangkau oleh kantong mereka," katanya.

Walau begitu, para camat di daerah yang tidak terkena banjir pekan lalu juga harus melakukan pendataan tentang lokasi rawan pangan bagi penduduk.

Upaya ini dilakukan agar rawan pangan dapat diatasi dengan menyalurkan beras berkualitas baik yang dapat dibeli penduduk dengan murah.

Ismet tidak menyebutkan kapan OP itu digelar, tapi masih menunggu adanya kabar dari Bulog Serang dan pelaksanaannya diperkirakan sekitar Pebruari hingga pertengahan Maret 2007 mendatang. (*/rit)