< >

Sejak Diterapkan Program WTO, Ekspor TPT Bali Turun 49%

Rabu, 21 Februari 2007 10:50
Kapanlagi.com - Sejak Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mencabut program pemberian kuota tekstil dan produk tekstil (TPT) pada 1 Januari 2005, realisasi devisa Bali dari produk itu turun hampir 49%.

"Sebelum program pencabutan kuota ekspor TPT diberlakukan perolehan devisanya mencapai 213,3 juta dolar AS (2004), kemudian akhir 2006 hanya 121,3 juta dolar atau turun 49%," kata laporan Disperindag Bali di Denpasar, Rabu.

Pakaian jadi selama ini menjadi salaha satu primadona ekspor Bali, namun dikeluarkannya kebijakan dari organaisasi perdagangan dunia itu, ekspornya semakin melorot, sebab pangsa pasar utama TPT buatan masyarakat Bali adalah AS.

Realisasi perdagangan TPT Bali semakin susah apalagi ada persaingan yang semakin ketat dari negara tetangga seperti Cina, Vietnam dan India dengan menyerbu pasar AS dengan kualitas matadagangan lebih baik dan harga murah.

Turun drastis perolehan devisa dari TPT, akibat eksportir masih ketergantungan kepada pasar Amerika Serikat dan sekarang banyak pakaian tidak laku akibat seretnya pesanan yang datang dari mitra kerja asal negeri Paman Sam itu.

"Pesanan pakaian dari AS sudah seret sejak pascaledakan bom Kuta (2002) dan dipertajam lagi setelah serangan AS ke Irak dan kondisi itu diperburuk lagi dengan kebijakan WTO," kata Made Kariana pengusaha garmen di Denpasar.

Ia mengatakan, dulu pihaknya menerima banyak pesanan pakaian dari berbagai jenis bentuk dan ukuran dengan disain sesuai perkembangan zaman dari mitra kerjanya di AS, namun sekarang pesanan dari AS menjadi nol besar.

Nasib kurang mujur belakangan ini tidak saja dialami Made Kariana, juga rekan pebisnis lainnya di Bali, mengalami hal yang serupa, namun pengusaha tetap berupaya mengembangkan pasar ke negara Uni Eropa, Timur Tengah dan Amerika Latin.

Ekonomi Eropa semakain baik, "Kami sudah merintis pasar ke sana," kata Yuyun pengusaha garmen lainnya di Bali, namun ia tetap menjaga hubungan dengan mitra tradisionalnya dari AS, Kanada, Jepang dan Asia lainnya.

Masih ada semangat pengusaha TPT Bali maka realaisasi ekspor garmen 2006 hanya mencapai 121,3 juta dolar hasil pengapalan 39 juta potong dari berbagai jenis dan ukuran, angka itu turun dari 2005 sebanyak 141,1 juta dolar. (*/rit)