Kerjasama ANTARA - Detikcom dalam penyebaran data, berita dan informasi untuk memenuhi kebutuhan seluruh lapisan masyarakat. Penandatanganan kerjasama itu dilakukan Pemimpin Umum LKBN ANTARA Asro Kamal Rokan dengan Pemimpin Redaksi Detikcom, Budiono Darsono di Wisma Antara, Rabu.
"Ini baru suatu langkah awal, titik awal untuk suatu langkah yang lebih besar," kata Budiono Darsono dalam sambutan usai penandatanganan kerjasama.
Ia mengatakan Detikcom sebagai situs berita terbesar di Indonesia mempunyai market yang sangat besar sekitar lima juta sampai enam juta pengunjung situs per hari.
"Detikcom tidak bisa mengelola (market) sendiri. Kerjasama detik dengan Antara diharapkan dapat meningkatkan nilai bisnis Antara," kata Budiono.
Sementara itu Pemimpin Umum LKBN ANTARA, Asro Kamal Rokan mengatakan melalui kerjasama ini, ANTARA mempunyai `panggung` untuk menyebarluaskan beritanya.
"Sekarang kita punya panggung bernama Detikcom. Panggung itu harus digunakan sebaik-baiknya untuk kemakmuran kita bersama," kata Asro.
Direktur Usaha dan Pemasaran LKBN ANTARA IB Alit Wiratmaja mengatakan dalam kerjasama ini, ANTARA lewat IMQ menyediakan data-data finansial yang akan digunakan dan ditampilkan dalam situs Detikcom.
Dari kerjasama tersebut, IMQ akan dapat `hyperlink` di halaman pertama situs Detikcom dan dapat ruang dalam `tiket box` Detikcom untuk promosi training dan seminar.
Selain itu IMQ dan Detikcom akan berbagi pendapatan masing-masing 50 persen dari iuran berlangganan Detik Finance.
"Potensi nilai kerjasama ini mencapai Rp1,5 Miliar dalam waktu satu tahun, akan tetapi lebih besar lagi nilai promosi dengan asumsi Detikcom mempunyai 12 ribu member yang aktif, 50 ribu member yang tidak aktif. Dan lima juta sampai enam juta pengakses situs Detikcom per harinya," kata Alit.
Setelah kerjasama info finansial, ANTARA dan Detikcom akan menjajagi kemungkinan kerjasama dalam hal berita foto. ( (*/rit)