< >

OP Beras Masih Berlaku di DIY

Kamis, 22 Februari 2007 09:15
Kapanlagi.com - Operasi Pasar (OP) beras di sebagian wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih dilakukan Bulog untuk menekan harga beras di pasaran yang cukup tinggi.

"OP beras di wilayah DIY dilakukan di Kota Yogyakarta serta Kabupaten Sleman dan Gunungkidul," kata Kepala Bidang Humas Badan Informasi Daerah (BID) DIY Alex Samsuri di Yogyakarta, Kamis.

Berdasarkan informasi dari Bulog, menurut dia, beras yang sudah dikeluarkan untuk OP di Yogyakarta mencapai 240 ton, Sleman 410 ton, dan Gunungkidul 140 ton.

Ia mengatakan, OP beras yang dilakukan Bulog tidak dalam bentuk karungan, namun dibuat dalam kemasan lima kilogram dan 20 kilogram, dengan sasaran rumah tangga dan masyarakat miskin.

"OP beras tidak lagi dilakukan di pasar seperti sebelumnya, tetapi dilakukan di kelurahan dan desa dengan sasaran rumah tangga dan masyarakat miskin," katanya.

Ia mengemukakan, beras yang di keluarkan Bulog untuk OP di kelurahan dan desa itu berkualitas medium, seperti beras yang dipakai untuk program beras untuk rakyat miskin (raskin).

Ia menambahkan, untuk wilayah Kabupaten Bantul dan Kulonprogo tidak digelar OP beras, karena kedua daerah itu tidak minta dilakukan OP. Alasannya pada saat ini di Bantul dan Kulonprogo sedang panen padi.

"Namun jika nanti diminta melakukan OP beras di Bantul dan Kulonprogo, Bulog akan melaksanakan sesuai permintaan, dengan harga Rp3.700 per kilogram," katanya. (*/rit)