< >

Pangdam: Waspadai Gempa Bumi dan Tsunami

Minggu, 25 Februari 2007 11:37
Kapanlagi.com - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Syaiful Rizal mengimbau jajaran Korem 161/Wirasakti Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat terkait lain guna memberikan pertolongan dalam menghadapi kemungkinan terjadi gempa bumi dan tsunami.

"Kemungkinan terjadi gempa bumi dan tsunami cukup tinggi karena wilayah Nusa Tenggara berada pada tiga lempeng, yakni lempeng Australia, Eurasia dan Pasifik," katanya dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Danrem 161/Wirasakti Kupang, Kol Inf Arief Rachman pada HUT ke-46 Korem Wirasakti di Kupang, Sabtu (24/02).

Ia menambahkan, jika sedikit saja ketiga lempeng tersebut bergeser maka akan menimbulkan bencana alam yang maha dahsyat.

Bencana tsunami di NTT pernah terjadi di Flores pada 12 Desember 1992 yang mengakibatkan lebih dari 1.000 orang meninggal dunia, serta gempa bumi tektonik di Alor pada 11 November 2004 yang mengakibatkan 26 orang tewas.

Dalam kasus kedua bencana alam tersebut, peran TNI menjadi sangat menentukan dalam membantu korban bencana alam serta membersihkan wilayah dari puing-puing kehancuran serta membangun fasilitas perumahan bagi korban bencana alam.

"Menyikapi permasalahan tersebut, saya minta jajaran Korem Wirasakti untuk mengantisipasinya dengan cara memelihara kesiapan dan kesiapsiagaan satuan serta meningkatkan komunikasi dengan aparat terkait sehingga apabila terjadi bencana, kita dapat menanganinya dengan baik," katanya.

Jika satuan telah siap dan siaga, jenderal berbintang dua itu yakin korban bencana alam yang tidak diinginkan dapat dieliminir hingga tingkat terendah. (*/lpk)