< >

Warga Ambon Resah Hadapi Isu Modus Penularan HIV/AIDS Dengan Sengaja

Senin, 26 Februari 2007 12:28
Kapanlagi.com - Warga Kota Ambon, ibukota Provinsi Maluku saat ini resah mendengar isu ada penderita HIV/AIDS yang berkeliaran di jalan dengan membawa jarum suntik untuk secara sengaja akan menusuk orang lain guna menularkan virus HIV.

"Kami khawatir anak-anak yang pergi maupun pulang sekolah, juga mereka yang mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan dapat menjadi korban, sehingga meminta anak-anak agar berhati-hati dan menghindari kerumunan massa," tutur sejumlah ibu di Ambon, Senin.

Meskipun belum ada bukti peristiwa tersebut terjadi, warga Ambon mengaku resah mendengar isu tersebut.

Jarum suntik merupakan salah satu alat yang bisa menjadi penyebab penularan virus HIV/AIDS, apabila bekas dipakai oleh pengidap penyakit perusak sistem kekebalan tubuh itu.

Di Kota Ambon saat ini tercatat ada 195 kasus tertular HIV/AIDS, dan 40 persen di antaranya sudah terjangkit AIDS.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon dr.Hans Liesay, secara terpisah mengakui telah mendengarkan isu tersebut hanya saja menurutnya kebenarannya harus dibuktikan.

"Pertimbangannya karena bila oknum tersebut beraksi, maka pastinya berisiko tinggi baginya karena masyarakat akan bertindak untuk menghakimi bersangkutan tanpa kompromi,"tandasnya.

Kendati, demikian Hans, memandang perlu langkah koordinasi dengan pihak aparat keamanan untuk melakukan pengawasan sesuai peringatan yang sudah disampaikan DPRD Kota Ambon maupun Wakil Walikota setempat, Dra.Olivia Latuconsina.

Belum lama ini seorang pramuria di lokasi Tanjung, Desa Batumerah atas, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon diketahui positif terkontaminasi HIV/AIDS.

"Pramuria yang berasal dari luar Maluku itu positif tertular HIV/AIDS dan sudah dilakukan langkah pengamanan dengan merujuknya ke RSUD dr.Haulussy Ambon untuk mendapatkan obat gratis," demikian dr.Hans.

Dinas Kesehatan Maluku hingga awal Februari mencatat 342 kasus HIV/AIDS yang ditemukakan di daerah itu dengan 125 pengidap AIDS. (*/cax)