< >

Henin Bertemu Kuznetsova di Final Qatar Terbuka

Sabtu, 03 Maret 2007 14:28
Kapanlagi.com - Unggulan utama Justine Henin mengalahkan petenis dari Serbia, Jelena Jankovic 6-7 6-2 6-4, untuk maju ke putaran final turnamen tenis Qatar Terbuka berhadiah US$1,3 juta, Jumat waktu setempat, dan bersiap menjadi petenis yang membukukan gelar dua kali di Teluk (Gulf Double).

Lawan petenis dari Belgia itu pada pertandingan final Sabtu adalah unggulan kedua dari Rusia, Svetlana Kuznetsova, yang mengalahkan petenis dari Slovakia, Daniela Hantuchova 6-4 6-2.

Henin, yang meraih gelar pertama musim ini di Dubai minggu lalu setelah mengalahkan Kuznetsova di semifinal, memperpanjang rekor kemenangan berurutan menjadi 7-0 setelah mengalahkan unggulan keempat itu dalam tempo dua jam 22 menit.

Kedua petenis itu sama-sama melakukan kesalahan yang seharusnya tidak terjadi, menyebabkan terjadi beberapa kali pematahan perlawanan serta pematahan servis.

"Saya kira saya membutuhkan permainan yang lebih lama," kata petenis nomor dua dunia yang berpisah dengan suaminya tahun lalu dan memulai permainan musim ini dengan lamban.

"Saya gembira bila bisa bermain lebih lama di lapangan. Tetapi tentu saja lebih enak bila dapat memenangi pertandingan dalam dua set," tambahnya.

"Butuh perjuangan lebih keras dan saya butuh permainan lama untuk mengembalikan rasa percaya diri saya. Saya sangat gembia dengan cara saya menang hari ini. Saya bermain tidak terlalu bagus, tetap saya merasa amat..amat kuat," tambahnya.

"Pada set kedua saya bermain lebih baik dan pada set ketiga saya melakukan kontrol dengan bagus tetapi saya harus melakukan servis dengan amat hati-hati. Saya berusaha bermain agresif dalam mengembalikan bola lawan," katanya.

Jankovic, yang mundur pada pertandingan semifinal melawan Amelie Mauresm di Dubai minggu lalu, mengatakan masih menghadapi masalah dengan adanya rasa nyeri yang belum hilang di pergelangan kaki kirinya.

Ia juga menyalahkan angin kencang yang menyebabkan ia banyak membuat kesalahan, keluhan yang juga dikumandangkan Henin.

"Itu merupakan masalah besar," kata petenis Belgia itu, "Payah bermain dalam kondisi seperti itu."

Henin mematahkan servis Jankovic pada game pertama dan secara psikologis meraih keuntungan dari keunggulan awal itu, tetapi petenis Serbia itu mematahkan servisnya pada game kedelapan untuk membuat angka menjadi 4-4.

Henin memimpin kembali 5-4 setelah mematahkan servis lawannya, tetapi Jankovic berjuang kembali untuk menyamakan kedudukan. Pada saat angka 6-5 untuk Henin, ia dapat kesempatan melancarkan servis namun lawannya menyelamatkan posisinya sehingga terjadi tie-break.

Henin menyelesaikan set kedua dalam waktu 30 menit. (*/cax)