Wi, satu pukulan di depan pegolf dari Jerman, Bernhard Langer, mampu mengamankan posisinya kendati melakukan tiga bogey pada lubang kedua untuk bertahan sejajar pada par 70 sekaligus aman pada usaha untuk meraih gelar pertama pada Tur PGA dengan permainan lima di bawah 135.
Di antara kumpulan pegolf yang melakukan tee off, Alley pun membuat bogey sampai akhirnya melakukan lima birdie dan kembali membuat bogey untuk kedudukan tiga di bawah 137.
Pegolf dari Amerika, Will MacKenzie serta Steve Stricker, terpaut dua pukulan dalam posisi tiga di bawah 137.
"Membuat bogey pada pukulan 10 dan 11 bukan merupakan awal yang bagus di dunia ini," kata Allenby, yang musim ini berada dalam urutan 10 besar pada empat turnamen yang diikutinya.
"Bila kita mengawali permainan dengan bogey, maka kita akan terus berpikir pada lanjutan permainan, "Ini awal yang tidak baik, karena selanjutnya akan terasa lebih berat."
"Tetapi saya membuat birdie ganda pada pukulan sembilan," katanya dengan menambahkan, "Saya merasa menjadi orang malam, tubuh sudah bangkit tetapi pikiran belum."
Wi yang berusia 35 tahun, setelah membuat tujuh pada par 4, ia kemudian melakukan permainan dramatis, membuat catatan birdie pada empat dari lima lubang berikutnya, termasuk tiga langsung pada lubang ke-12 sehingga akhirnya memimpin pada hari kedua itu.
Pegolf dari Swedia, Daniel Chopra (68) dan Mathias Gronberg (66), memimpin pada grup lima pemain, terpaut tiga angka pada kedudukan dua di bawah 138, sedangkan pegolf Irlandia, Padraig Harrington, yang meraih gelar pertama pada turnamen klasik Honda 2005, dalam posisi berusaha meraih gelar kedua dengan posisi satu di bawah 139.
Pegolf nomor dua dunia Jim Furyk (71) berada pada posisi sejajar pada par 140, termasuk rekannya dari Amerika, David Toms.
Luke Donald dari Inggris, bersaha mempertahankan gelarnya dalam turnamen klasik Honda, mengawali permainan dengan heboh setelah membuat tujuh di atas 77, pada hari kedua membuat angka tiga di bawah 67 dan berada di urutan keempat. (*/cax)