Petenis Rusia mantan urutan pertama dunia itu membuat 12 kali kesalahan untuk dapat bertemu dengan unggulan kedua dari Australia, Lleyton Hewitt atau petenis dari Spanyol, Feliciano Lopez.
Safin, yang membutuhkan tiebreak set ketiga untuk mengalahkan rekan senegaranya Igor Kunitsyn pada putaran sebelumnya, tidak banyak mengalami kemajuan sejak lawannya dari Spanyol Verdasco melancarkan tekanan sejak awal permainan.
Petenis nomor 24 dunia itu memenangi lima game pertama dan sekali pematahan servis pada game awal set kedua untuk maju ke semifinal pertamanya tahun ini.
"Hal paling penting adalah melakukan awal yang baik dan melakukan tekanan terhadap lawan kita," kata Safin kepada wartawan.
"Saya mampu melakukannya dan saya mendapatkan hasilnya," katanya.
Petenis lainnya dari Rusia, Evgeny Korolev, memperagakan permainan terbaiknya menuju semifinal Tur ATP untuk pertama kalinya setelah mengalahlan petenis dari Amerika, Sam Querrey 6-4 6-4.
Petenis berusia 19 tahun itu, keponakan mantan petenis puteri nomor satu dunia dari Rusia, Anna Kournikova, mengamankan dua break points pada game ke-10 dan mendapatkan angka dari servisnya pada set pertama
Setelah mendapatkan angka 2-0 pada set kedua, ia kembali mematahkan servis lawannya pada game kesembilan, kemudian mendapatkan angka lewat servis sampai akhirnya maju ke putaran empat besar.
Selanjutnya ia akan berhadapan dengan unggulan keempat dari Australia, Juergen Melzer, atau pemain yang tidak diunggulkan dari Ceko, Jan Hernych.
Korolev ditetapkan kembali sebagai pemenang dalam turnamen itu setelah sebelumnya terjadi simpang-siur pendapat pada ATP, yang memberikan kesempatan kepada petenis unggulan pertama dari Amerika, James Blake, untuk mendapatkan tempat dalam delapan besar.
Kekisruhan itu terjadi karena sistem setengah kompetisi (round robin) yang membuat Blake terdepak karena menjalani pertandingan tidak utuh karena lawannya mengundurkan diri.
"Saya kira saya harus menang hari ini," katanya bercanda, "Jika tidak mungkin mereka akan berpikir mereka sudah melakukan keputusan yang salah."
Korolev kemungkinan akan bertemu dengan Safin pada pertandingan final Minggu.
"Saya menyukainya," katanya, "Marat merupakan petenis besar dan amat tangguh." (*/cax)