"Bila sesuatu terjadi akibat aturan, maka sistem setengah kompetisi itu harus diubah," kata Blake kepada wartawan.
"Hal itu harus diperhatikan secara serius. Kita akan berhadapan dengan situasi seperti ini setiap minggu," tambahnya.
Petenis Amerika itu dikeluarkan dari arena pertandingan ketika lawannya Juan Martin del Potro mengundurkan diri pada pertandingan setengah kompetisi itu, Kamis.
Blake, yang memimpin pertandingan 6-1 3-1, membutuhkan kemenangan atas petenis Argentina itu dengan tidak ada kecolongan angka lebih dari lima game, untuk maju ke perempat final.
Tetapi, berdasar peraturan, mundurnya del Potro berarti membuat masalah karena ia harus menyelesaikan satu pertandingan lagi untuk dapat bertemu dengan petenis Rusia, Evgeny Korolev, di Grup 1.
Sejak Korolev mengalahkan Blake pada petemuan sistem setengah kompetisi, maka petenis Rusia itu lah yang dinyatakan melaju.
ATP kemudian menyatakan Blake yang maju, tetapi beberapa waktu kemudian menyatakan ia tidak berhak meju ke perempat final.
Di bawah aturan, badan tenis negara itu tidak dapat mengubah aturan yang sudah diterapkan ATP, tentang hal yang terjadi pada Blake.
"Setelah mendengar semua alasan...saya baru mengerti tentang aturan itu," kata Blake., "Evgeny berhak untuk maju ke putaan perempat final. Tapi masalah ini harus dapat perhatian." (*/cax)