Pelatih Persijap, Yudi Suryata ketika dihubungi dari Semarang, Sabtu, mengatakan, terus terang pihaknya belum tahu kekuatan tim asuhan pelatih James Peter Butler, mengingat saat main lawan Persis Solo, tidak ada orang Persijap yang menyaksikannya.
"Terus terang, saya tidak tahu kekuatan tim lawan karena tidak ada orang Persijap yang datang ke Solo untuk melihat karakter permainan mereka. Tapi kami tetap optimistis untuk bisa meraih nilai penuh," katanya.
Yudi Suryata yang pernah menangani Persipura Jayapura dan Deltras Sidoarjo itu, mengatakan, timnya harus bisa mengambil nilai penuh atau menang lawan Persiba karena Kasiadi dan kawan-kawan sudah kehilangan nilai dua ketika bertanding lawan Pupuk Kaltim (PKT) Bontang di Jepara, Kamis (1/3).
Pada saat menjamu Pupuk Kaltim Bontang, Persijap gagal meraih nilai penuh setelah kedua tim bermain imbang, 0-0.
Ketika ditanya kunci untuk bisa meraih nilai penuh lawan Persiba, pelatih asal Kabupaten Sragen, Jateng, itu, mengatakan, pihaknya berharap pemain bisa tampil tenang, terutama ketika berada di depan gawang lawan.
"Saya lihat ketika lawan PKT Bontang, anak-anak kurang tenang ketika berada di depan gawang lawan sehingga peluang untuk menciptakan gol hilang dengan sia-sia, padahal saat itu banyak peluang yang kita miliki," katanya.
Di samping itu, kata dia, akibat kekurangtenangan pemain, mengakibatkan penyelesaian akhirnya tidak terarah.
"Saya sudah sedikit mengasah penyelesaian akhir anak-anak dan saya harapkan saat lawan Persiba Balikpapan, semua bisa berjalan dengan baik. Saya tidak mungkin melakukan pembenahan total dalam hal penyelesaian akhir di depan gawang lawan karena waktunya terbatas," katanya.
Soal kondisi pemain, dia mengatakan, semua pemain termasuk striker asal Argentina, Mattias Santiago bisa diturunkan lawan Persiba. "Ketika lawan PKT Bontang, Mattias hanya diturunkan pada babak kedua, tetapi lawan Persiba sudah bisa dimainkan sejak awal pertandingan," katanya.
Perkiraan susunan pemain Persijap: Danang Wihatmoko (kiper), Kasiadi, Evaldo Silva, Eko Prasetyo (belakang), Danan Puspito, Phaytoon Tiabma, Anton Hermawan, Leandro Braga, Amrildo Souza (tengah), serta Mattias Santiago, dan Fakhruddin (depan). (*/lpk)