< >

OP Beras Libatkan Minimarket

Senin, 05 Maret 2007 15:55
Kapanlagi.com - Pemerintah akan melibatkan minimarket untuk menyalurkan beras OP hingga beberapa pekan kedepan mengingat target harga beras Rp4.300 per kg belum tercapai.

"Sebetulnya sudah dilakukan di minimarket. Sistemnya sama, ini dilakukan karena minimarket ada di seluruh pelosok, mereka jual dengan harga Rp3.700 per kg," kata Mentari Perdagangan Mari Elka Pangestu di Jakarta, Senin.

Sementara itu Bulog juga tetap melakukan OP di pasar-pasar tradisional, pemukiman penduduk, dan kelurahan. OP untuk TNI, Polri dan PNS juga terus dilakukan.

Mendag mengakui OP belum berdampak besar pada harga beras. Ia berharap dalam pekan ini harga beras bisa turun seperti yang diharapkan.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Ardiansyah Parman mengatakan saat ini baru Indomaret yang ikut OP beras.

"Ini pilihan bagi mereka (peritel), siapa yang mau mendistribusikan dengan harga Rp3.700 per kg. Mereka jual seperti biasa dijualnya per lima kg,"paparnya.

Menurut dia, harga beras belum dapat turun ke tingkat yang diinginkan karena panen baru saja dimulai sehingga pasokan beras belum banyak.

Asisten Direktur Operasional Indomaret, Heri S Sudarijanto, menyatakan siap terlibat dalam OP beras sebagai bentuk kepedulian sosial pada masyarakat.

"Kita sudah siap dengan seluruh distribusi dan pemasok kemasannya juga. Repacker kita sudah siap 20 ton per hari untuk DKI Jakarta, di DKI ada 270 outlet," katanya, seraya menambahkan biaya pengemasan akan ditanggung Indomaret.

"Ya itu salah satu tanggung jawab sosial kami. Karena kami tahu beras itu komoditas tidak boleh dipermainkan,"ujarnya.

Heri mengatakan jika ada rekomendasi untuk menyalurkan OP di seluruh outlet dan ada order pengiriman 20 ton per hari dari Bulog, pihaknya siap menampung lebih banyak lagi.

"Kita sih maunya 1.800 outlet Indomaret bisa menjualnya. Tapi masalahnya di pengemasan," ujarnya.

Sementara itu, harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) kembali mengalami kenaikan setelah pekan lalu sempat turun sekitar Rp100 per kg.

Harga beras jenis IR64-I bertahan di tingkat Rp6.000 per kg, IR64-II Rp5.700 per kg dan IR64-III Rp5.000 per kg.

Sedangkan pasokan, beras sedikit meningkat meski belum pada tingkat normal. Pasokan selama Maret mencapai 1.700 ton sedangkan pada Februari hanya sekitar 1.400 ton per hari. Pasokan normal ke PIBC biasanya sekitar 2.000-2.500 ton per hari. (*/rit)