Direkur Liga Bulutangkis Yacob Rusdianto saat memberi keterangan pers di Jakarta, Senin, mengatakan kedelapan tim tersebut terdiri atas lima klub besar sebagai pendiri liga ditambah tiga klub hasil seleksi.
Kelima klub tersebut adalah Jaya Raya Jakarta, Djarum Kudus, SGSB Elektrik Bandung, Tangkas Jakarta, dan Suryanaga Surabaya.
Sedang ketiga klub lainnya akan diambil dari seleksi nasional yang akan dilaksanakan di GOR Sudirman Surabaya pada 3-7 April.
Seleksi nasional akan diikuti 13 klub hasil seleksi di Pengda-Pengda yang seluruhnya mengirim 11 tim putra dan delapan tim putri dalam kejuaraan yang menggunakan format Piala Thomas dan Uber tersebut.
Total hadiah sebesar Rp900 juta akan dibagi Rp500 juta untuk putra dengan rincian Rp250 juta untuk juara pertama, dan masing-masing Rp125 juta, Rp75 juta dan Rp50 juta bagi juara kedua hingga keempat secara berurutan.
Sedang Rp400 juta untuk beregu putri dibagi masing-masing Rp200 juta, Rp100 juta, Rp60 juta dan Rp40juta untuk juara pertama hingga keempat secara berturut-turut.
"Untuk tim yang akan berlaga di Jakarta juga akan mendapat subsidi sebesar Rp25 juta untuk masing-masing tim puta dan putri. Mereka juga mendapat subsidi untuk transportasi dan akomodasi," tambah Yacob.
Pemain Asing
Liga juga memungkinkan setiap klub mengontrak pemain asing dengan dibatasi masing-masing tim dua pemain yang hanya boleh main dalam dua partai.
Saat ini, beberapa klub telah mulai menjajaki untuk mengontrak pemain asing.
"Yang sulit adalah menentukan nilai kontrak karena liga bulutangkis ini merupakan yang pertama di dunia," ujar Yacob.
Sebagai contoh, Asosiasi Bulutangkis Singapura telah menawarkan harga Rp35 juta untuk satu pemain yang akan dikontrak, sementara dua pemain papan atas Denmark, Peter Gade dan Kenneth Jonassen telah menyatakan bersedia main di liga tersebut dengan nilai kontrak masing-masing Rp80 juta.
Event yang lebih mengedepankan hiburan sebagai upaya promosi dan pemassalan bulutangkis tersebut, lanjut Yacob akan digelar semenarik mungkin untuk menarik perusahaan-perusahaan maupun Pemda berminat menjadi bapak asuh bagi klub-klub di daerahnya.
"Kekuatan bulutangkis di Indonesia ada pada klub sehingga klub-klub harus dihidupkan," ujar Yan Haryatna dari PTB Djarum yang menjadi sponsor utama.
Adanya sistem pinjam atau kontrak pemain dari klub lain atau luar negeri diharapkan juga memacu klub-klub lebih giat mencetak pemain berkualitas.
Selain diperkuat pemain asing, liga yang rencananya juga akan memperebutkan piala Presiden itu juga akan diikuti pemain-pemain nasional yang untuk sementara dipulangkan oleh Pelatnas ke klub masing-masing. (*/lpk)